11 April 2013

Foto Ibu Menyusui Ini Dihapus Facebook

Headline
Sementara program menyusui dan memberikan ASI ekslusif enam bulan kepada bayi terus digalakkan, jejaring sosial Facebook menuai protes pengunjungnya karena menghapus foto seorang ibu tengah menyusui bayinya.

Adalah Kristy Kemp, pengacara menyusui sekaligus yang menjalankan halaman 'Breastfeeding Mama Talk on Facebook' mendapati akun Facebook dikunci setelah satu dari 4.300 penggemarnya menyajikan foto balita tengah menyusu pada ibunya.

'Gambar itu dihapus karena dianggap melanggar kebijakan Facebook,' Fox40 melaporkan, seperti dilansir dari huffpost.

Setelah 24 jam, akhirnya Kristy bisa membuka lagi akunnya dan memasang kembali gambar seorang ibu berbeda yang tengah menyusui anaknya yang berusia lima tahun dan bayinya secara bersamaan. Foto itu kemudian juga dihapus oleh Facebook.

"Itu (tindakan penghapusan) tidak benar. Saya mencoba berbuat baik bagi para ibu dan saya ditendang untuk posting gambar dari tindakan yang paling indah seorang ibu bisa melakukan sesuatu untuk anaknya," geram Kemp.

Ini bukan kejadian pertama yang dilakukan Facebook. Sebelumnya, Gina Crosley-Corcoran yang menjalankan The Feminist Breeder juga pernah mendapati foto ibu menyusui yang posting-an dihapus Facebook dengan alasan mengandung virus. Gina mengatakan alasannya menyajikan gambar untuk mengubah konteks budaya seputar menyusui.

Lalu Emma Kwasnica pada Februari 2012 juga pernah mendapati foto-fotonya dihapus dari halaman facebook. Ia melakukan protes dengan mendatangi kantor Facebook.

Facebook kepada media saat itu mengirimkan pernyataan soal alasannya mengapa menghapus foto-foto yang memperlihatkan kegiatan menyusui itu.

"Kami setuju bahwa menyusui adalah alami dan kami sangat senang mengetahui bahwa penting bagi para ibu, termasuk ibu-ibu banyak yang bekerja di Facebook, untuk berbagi pengalaman mereka dengan orang lain di situs. Sebagian besar foto menyusui telah sesuai dengan kami Pernyataan Hak dan Tanggung Jawab Facebook dan tidak mengambil tindakan pada konten tersebut. Namun, foto-foto yang mengandung payudara sepenuhnya terkena, melanggar syarat dan bisa dihapus jika mereka dilaporkan kepada kami. Kebijakan ini didasarkan pada standar yang sama yang berlaku untuk televisi dan media cetak. Penting untuk dicatat bahwa foto yang kami ambil tindakan adalah kebanyakan yang dilaporkan oleh pengguna lainnya yang mengeluh karena foto mereka dibagi di Facebook."

1 komentar: