Gedung Tinggi di Dunia Ternyata Hanya Demi Gengsi

Headline
Sejumlah gedung pencakar langit yang berada di jajaran gedung tertinggi di dunia dinilai tak banyak bermanfaat dan hanya menghabiskan bahan bangunan. Gedung itu dibuat seolah hanya demi gengsi karena manfaat yang diperoleh hanya kecil.

 
Headline

Banyak ruangan di gedung itu yang tidak terpakai dan hanya dibuat sekadar untuk menjadi yang tertinggi. Menurut penilaian Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), gedung yang termasuk kategori itu adalah pencakar langit di Dubai dan China. CTBUH adalah lembaga yang berbasis di Chicago, AS.

Di Dubai misalnya, sebanyak 19% dari gedung-gedung tinggi tidak terpakai sama sekali. CTBUH, dalam laporannya, menyebutkan Kami menilai gedung Kingdom Tower di Jeddah Arab Saudi banyak yang tidak terpakai. Kondisi itu mendorong kami untuk menginvestigasi bahwa gedung itu yang ada di dunia ini banyak yang tidak terpakai, demikian bunyi laporan tersebut.

Gedung tertinggi di dunia, Burj Al Arab di Dubai misalnya, memiliki tinggi 321,56 meter, namun sebanyak 123,44 meter di antaranya tidak terpakai. Gedung America Tower di New York juga demikian, sebanyak 36% tidak terpakai.

Di China juga banyak gedung yang dibangun percuma. Misalnya Zifeng Tower (30% tak terpakai) Minsheng Bank (28% tak terpakai) dan The Pinnacle (27% tak terpakai).

Sumber: Daily Mail