05 April 2014

Dokter Fero Gelar Pesta Sabu untuk Rayakan Ultahnya

Dokter Fero, ditangkap polisi gara-gara merayakan hari ulang tahunnya dengan menggelar pesta sabu bersama rekan-rekannya.

Fero menggelar pesta sabu itu di hotel mewah berbintang lima pada Selasa (1/4/2014).

Termasuk Fero, terdapat 10 orang yang berada di ruang VVIP bernomor 1002 yang disewa Rp 2,6 juta semalam itu. Di atas meja sudah ada sajian berupa puluhan butir ekstasi dan sabu dan alat pengisapnya alias bong.

Sajian itu menjadi 'kejutan' pria 29 tahun tersebut untuk teman-temannya. Namun, belum lagi pesta dimulai, kejutan justru datang dengan kehadiran sejumlah polisi dari Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut.

Penggerebekan itu, menjadi kejutan ulang tahun yang mungkin tak akan dilupakan oleh dokter yang bertugas di Noongan, Kabupaten Minahasa Tenggara, itu.

Ia tak bergembira, malah justru tak berdaya saat digiring ke mobil polisi dan dimasukkan ke sel tahanan.

Bersama Fero, polisi juga menahan seorang perempuan, YL (31), warga Mapanget, yang berprofesi sebagai kontraktor. Ada juga NK (27), pengangguran yang lebih sering tinggal di Jakarta.

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti 10 butir pil ekstasi berlogo dolar, 2 paket sabu dengan berat kotor 2 gram, seperangkat alat hisap dan pipet, serta empat unit alat komunikasi.

Direktur Narkoba Polda Sulut Komisaris Besar Krisno Siregar, Kamis (3/4), mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah ke satu hotel ternama. Mendapatkan kesempatan tepat, malam itu polisi langsung meggerebek kamar yang ditempati tiga orang tersebut.

"Begitu masuk, polisi mendapati 10 orang berada di ruangan VVIP yang harganya Rp 2,6 juta. Waktu itu mereka sementara merayakan pesta ulang tahun dari pelaku FR. Diduga pada saat itu juga mereka akan persiapan pesta narkoba karena sudah dipersiapkan alat isap di atas meja," kata Siregar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar