Menang, City Akhiri "Kutukan" di Kandang Arsenal

Manchester City berhasil mengalahkan Arsenal 2-0 pada lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Minggu (13/1/2013). Hasil ini cukup membanggakan bagi Manchester Biru. Selain tetap menjaga persaingan dengan Manchester United, City akhirnya mampu mematakan "kutukan" Emirates. Ini merupakan kemenangan perdana City di kandang Arsenal sejak 1975.

Saat itu, tim yang dibesut Tony Book mampu mengalahkan The Gunners dengan skor 3-2 di Highbury. Sejak itu, City tak pernah menang di kandang Arsenal. Sejak Arsenal pindah markas ke Emirates pun, City belum pernah menang di stadion tersebut.

Laga sempat berjalan timpang karena The Gunners terpaksa bermain dengan sepuluh pemain sejak menit kesembilan.  Wasit Mike Dean mengganjar Laurent Koscielny dengan kartu merah setelah menjatuhkan Edin Dzeko di dalam kotak penalti. Tim tuan rumah masih dinaungi keberuntungan karena Dzeko gagal mengeksekusi penalti. Tembakan Dzeko berhasil ditangkap kiper Wojciech Szczesny setelah sebelumnya bola sempat membentur tiang.

Minus Koscielny, Arsene Wenger terpaksa melakukan perubahan. Per Mertesacker masuk menggantikan Alex Oxlade-Chamberlain.

Perubahan yang dilakukan Wenger belum membuahkan hasil karena timnya terpaksa tertinggal lebih dulu oleh gol James Milner pada menit ke-21.

Gol bermula dari situasi bola mati. Di depan kotak penalti Arsenal, Silva memberikan umpan pendek kepada Carlos Tevez. Tevez yang melihat pergerakkan Milner dalam kotak penalti langsung meneruskan bola kepada gelandang asal Inggris tersebut. Dengan satu sentuhan, Milner berhasil menyarangkan bola ke sisi kiri gawang Arsenal.

 City semakin menggila. Betapa tidak, City kembali menjebol gawang tim tuan rumah dalam sepuluh menit. Gol diciptakan Dzeko sekaligus menebus kegagalannya mengeksekusi penalti.

Gol berawal dari umpan mendatar Milner yang disambar oleh Tevez. Szczesny yang berusaha menepis bola malah membuat bola berubah arah ke kaki Dzeko. Striker Bosnia-Herzegovina itu yang berdiri bebas dengan mudah menceploskan bola. Gol ini sekaligus memateraikan keunggulan City 2-0 hingga Mike Dean meniupkan peluit turun minum.

Wenger yang tak puas dengan penampilan lini depannya kembali melakukan perubahan. Pelatih berkebangsaan Perancis tersebut memainkan Olivier Giroud pada menit ke-56. Adapun Mancini belum mau melakukan perubahan.

Meski begitu, City tetap tampil ngotot. Dzeko dan Tevez silih berganti mengancam gawang Arsenal.
Tevez memiliki peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-69. Dzeko memberikan umpan terobosan kepada Tevez. Pemain asal Argentina itu merangsek ke dalam kotak penalti. Sayang, Tevez kehilangan bola sehingga sementara amanlah gawang Szczesny. 

Pemainan pun menjadi seimbang sejak menit ke-74. City harus bermain sepuluh pemain setelah Vincent Kompany diganjar kartu merah. Bek asal Belgia itu melakukan tekel keras terhadap  Jack Wilshere. Alhasil, Tevez menjadi korban. Dia ditarik keluar, digantikan dengan Joleon Lescott. Masuknya Lescott tepat. Pemain asal Inggris itu berhasil menyalamat gawang timnya dengan membuang bola hasil sepakan Walcott pada menit-menit akhir. Itu menjadi peluang emas terakhir bagi Arsenal dan gagal menyelamatkan dari kekalahan. 

Susunan Pemain
Arsenal:
1-Wojciech Szczesny; 3-Bacary Sagna, 5-Thomas Vermaelen, 6-Laurent Koscielny, 28-Kieran Gibbs;2-Abou Diaby (Ramsey 60), 9-Lukas Podolski (Giroud 57), 10-Jack Wilshere, 15-Alex Oxlade-Chamberlain; 14-Theo Walcott, 19-Santi Cazorla
Pelatih: Arsene Wenger

City: 1-Joe Hart; 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 22-Gaƫl Clichy, 33-Matija Nastasic; 7-James Milner, 14-Javi Garcia, 18-Gareth Barry, 21-David Silva; 10-Edin Dzeko (Balotelli 88), 32-Carlos Tevez (Lescott 77)
Pelatih: Roberto Mancini

Wasit: Mike Dean