06 Februari 2015

Polisi Gerebek Rumah Bordil Sediakan Wanita Bersuami

Mereka menawarkan tarif enam kali lipat lebih mahal karena sensasi itu


Polisi Gerebek Rumah Bordil Sediakan Wanita Bersuami


Para wanita bersuami yang bekerja sebagai penghibur di rumah bordil

Polisi Rusia menggerebek sebuah rumah bordil, yang semua wanita penghiburnya telah menikah, sehingga pelanggan ditawarkan sensasi berhubungan dengan istri orang lain.

Dikutip dari Daily Mail, Kamis, 5 Februari 2015, rumah bordil kelas atas itu hanya mempekerjakan wanita bersuami, mematok biaya sebesar £250 atau sekitar Rp 4,8 juta per jam untuk pelayanan mereka.

Rumah bordil bernama Bordello itu mengklaim, suami para wanita itu tidak tahu bahwa istri mereka bekerja sebagai penghibur. Para wanita itu mengaku dibujuk, dengan janji mendapatkan uang tambahan.

Wanita yang tertarik bekerja di tempat itu, harus membawa sebuah akta nikah sebelum diterima di rumah bordir yang memiliki tujuh kamar. Tarif yang dikenakan Bordello sebetulnya sangat mahal.

Mereka berani menawarkan tarif wanita penghibur, enam kali lipat lebih mahal dari tarif biasanya sebesar £40, karena mengandalkan sesuatu yang berbeda dengan layanan wanita bersuami.

Polisi kini mengejar mucikari yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan. "Kami menangkap 11 orang dan mucikari yang menjalankan bisnis itu masih dalam pengejaran," kata juru bicara polisi, Margarita Maslova.

Para wanita penghibur yang ditangkap hanya dikenakan denda £20 oleh polisi. Tapi sanksi lebih besar, tentunya saat mereka harus memberi penjelasan pada suami-suami mereka di rumah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar