24 April 2014

Cerita Dua Pelaku Bergantian Menyodomi Korban di Toilet JIS

Tersangka Sodomi Mengaku Tidak Pernah Jadi Korban
Agun dan Awan mengaku hanya satu kali melakukan kekerasan seksual.
 Agun dan Awan,  dua tersangka sodomi terhadap anak TK di Jakarta International School (JIS) hingga kini terus menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pada penyidik, Agun dan Awan mengaku hanya satu kali melakukan kekerasan seksual pada korban yakni pada 5 Maret 2014 pukul 11.00 WIB di toilet JIS.

Saat itu tersangka Agun merupakan orang pertama yang menyodomi korban. Setelah itu barulah tersangka Awan yang mengerjai korban.

"Korban ke toilet seorang diri, dimana jarak kelas dengan toilet cukup jauh yakni melewati lorong sekitar 25 meter," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (23/4/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Sewaktu korban masuk ke toilet, sudah ada tersangka Agun dan Awan. Korban lalu buang air kecil dan Awan keluar toilet sedangkan Agun masih di dalam toilet.

Agun melihat korban buang air kecil, lalu Agun memanggil Awan setelah itu mereka berdua mengerjai korban secara bergantian.

"AG yang duluan mengerjai korban, AN yang memegangi. Mereka bergantian, setelah selesai AG berpesan pada korban jangan bilang pada siapa-siapa. Kejadian itu berlangsung selama 10-15 menit," ujar Rikwanto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar